SURABAYA | Integritasnews.my.id — Kabar bagi para penghobi dan penggemar merpati kentong di Surabaya dan sekitarnya. Ajang Lomba Merpati Kentong akan digelar di wilayah Manukan Banjar Sugihan, Surabaya, pada 15–16 Agustus 2026.
Kegiatan ini mengusung semangat “Satu Hobi, Satu Hati” dengan tajuk “Merpati Kentong Jaya!”. Gelaran tersebut diharapkan menjadi ruang bertemunya para penggemar merpati kentong sekaligus memperkuat silaturahmi, sportivitas, kekompakan, dan kebersamaan di tengah komunitas.
Berdasarkan informasi panitia, lomba ini bukan hanya menghadirkan persaingan dalam dunia olahraga merpati, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi para penggemar merpati kentong. Nilai kompak, fair play, dan kerja sama menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
“Persaingan sengit tetap harus berjalan bersama sportivitas, silaturahmi, dan kebersamaan. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi aturan yang telah ditetapkan,” ujar panitia.
Wajib Merpati Tinggi, Dilarang Keras Merpati Rendah
Panitia juga telah menetapkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi peserta. Salah satu ketentuan utama adalah peserta wajib menerbangkan merpati tinggi, sementara merpati rendah dilarang keras dalam perlombaan.
Aturan tersebut menjadi perhatian penting agar jalannya pertandingan tetap tertib, sportif, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan penyelenggara.
Selain itu, panitia menegaskan bahwa keputusan yang telah ditetapkan merupakan keputusan mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Peserta maupun pihak yang terlibat diharapkan memahami dan menghormati ketentuan tersebut sejak awal perlombaan.
Ketegasan aturan dinilai penting untuk mencegah munculnya perselisihan selama pertandingan sekaligus menjaga suasana kompetisi tetap kondusif.
Bukan Hanya Kompetisi, tetapi Juga Mempererat Persaudaraan
Lomba Merpati Kentong ini membawa tiga semangat utama, yakni persaingan sengit dalam bingkai sportivitas, ajang silaturahmi para penggemar merpati kentong, serta membangun kekompakan, fair play, dan kerja sama.
Dengan demikian, kompetisi diharapkan tidak berhenti pada persoalan menang dan kalah. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi momentum mempertemukan para penghobi dari berbagai kalangan dalam satu ruang kebersamaan.
“Yang kita bangun bukan hanya persaingan di arena, tetapi juga persaudaraan sesama penghobi. Satu hobi harus mampu melahirkan satu hati, kekompakan, dan sportivitas,” ujar panitia.
Para peserta dan masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap merpati kentong diharapkan dapat memanfaatkan momentum tersebut dengan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, dan kepatuhan terhadap seluruh aturan perlombaan.
Gelaran Lomba Merpati Kentong Manukan Banjar Sugihan Surabaya pada 15–16 Agustus 2026 pun diharapkan mampu menjadi salah satu wadah positif bagi komunitas penghobi merpati, sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
“Satu Hobi, Satu Hati. Merpati Kentong Jaya!” menjadi pesan utama yang dibawa dalam kegiatan tersebut.
Panitia menutup ajakan kepada seluruh peserta dan penghobi untuk hadir, menjaga sportivitas, mematuhi aturan, serta bersama-sama menyukseskan kegiatan hingga selesai.
“Junjung tinggi sportivitas, hormati aturan, dan jaga kekompakan. Mari sukseskan Lomba Merpati Kentong dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya.
Pewarta: Ifa
Integritasnews.my.id

