MADURA — Integritas-news.my.id — Kesempatan bagi jurnalis, wartawan, dan masyarakat umum untuk mengikuti Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) dan Media Sosial dalam rangka Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD untuk Rakyat di Pulau Madura masih terbuka.

Lomba ini mengangkat tema “Bakti TNI AD untuk Negeri di Pulau Madura”, dengan perhatian pada berbagai bentuk pengabdian TNI AD bersama masyarakat, mulai dari pembangunan desa, kesehatan, pengabdian sosial, pemberdayaan ekonomi hingga kisah human interest yang lahir dari kedekatan TNI dengan rakyat.

Berdasarkan informasi pada poster kegiatan, periode lomba berlangsung mulai 12 Juli hingga 22 Agustus 2026. Dengan demikian, masih tersedia kesempatan bagi para calon peserta untuk mempersiapkan karya terbaik sebelum batas waktu yang ditentukan.

Lomba tersebut menyediakan hadiah puluhan juta rupiah, lengkap dengan trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan.

Dua kategori lomba

Dalam poster kegiatan disebutkan terdapat dua kategori lomba.

1. Lomba Karya Jurnalistik

Kategori ini meliputi:

Media Cetak

Media Online

2. Lomba Media Sosial

Kategori ini diperuntukkan bagi:

Video Kreatif Media Sosial

Adapun tema utama lomba adalah:

“Bakti TNI AD untuk Negeri di Pulau Madura”

Tema tersebut kemudian dijabarkan dalam enam subtema yang dapat menjadi pijakan peserta dalam menentukan angle dan mengembangkan karya.

Enam subtema yang ditawarkan:

1. TNI dan Gotong Royong Membangun Desa

Peserta dapat mengangkat berbagai cerita mengenai keterlibatan TNI bersama masyarakat dalam semangat gotong royong dan pembangunan desa.

2. TNI Hadir untuk Kesehatan Masyarakat

Subtema ini memberikan ruang untuk mengangkat berbagai bentuk kepedulian dan pelayanan TNI yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

3. Pengabdian Sosial TNI Bersama Rakyat

Peserta dapat menggali cerita mengenai berbagai kegiatan sosial serta interaksi dan pengabdian TNI di tengah masyarakat.

4. Peran TNI dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Tema ini dapat dikembangkan melalui cerita mengenai pemberdayaan masyarakat dan berbagai upaya yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi.

5. Kecintaan Rakyat kepada TNI

Peserta dapat mengangkat hubungan emosional serta kedekatan antara TNI dan masyarakat dari perspektif yang faktual dan humanis.

6. Human Interest dan Kisah Inspiratif di Balik Bakti TNI AD

Subtema ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menemukan cerita manusia, pengalaman, perjuangan, serta kisah inspiratif yang mungkin berada di balik kegiatan Bakti TNI AD.

Terbuka bagi jurnalis, wartawan dan masyarakat umum

Yang menarik, lomba ini terbuka bagi jurnalis/wartawan maupun masyarakat umum.


Artinya, kesempatan berkarya tidak hanya berada di tangan insan pers. Masyarakat juga dapat mengambil bagian melalui karya yang sesuai dengan kategori lomba.

Bagi jurnalis, kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk menguji kemampuan dalam menemukan fakta, menentukan angle, menggali sisi human interest, serta menyajikan karya yang kuat secara jurnalistik.

Sementara bagi masyarakat umum, kategori video kreatif media sosial membuka ruang untuk menyampaikan cerita dan dokumentasi melalui pendekatan visual yang kreatif.

Dewan juri dari unsur profesional

Untuk lomba tersebut, poster mencantumkan empat nama dewan juri, yakni:

Wahyu Kuncoro

PWI Jawa Timur

Putut Darmawan, SE, MM

Kominfo Pemprov Jawa Timur

Fiqih Arfani, S.Sos., M.Med.Kom

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur

Tarmuji Tahmacsi

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur

Kehadiran unsur profesional dari bidang media dan komunikasi menjadi bagian penting dalam proses penilaian karya peserta.

Pemenang diumumkan pada puncak acara penutupan

Berdasarkan informasi dalam poster, pemenang akan diumumkan pada Puncak Acara Penutupan Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD untuk Rakyat di Pulau Madura.

Setiap kategori memperebutkan:

🏆 Juara I

🏆 Juara II

🏆 Juara III

Masing-masing kategori memperoleh uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan.

Dengan demikian, lomba ini bukan sekadar kompetisi untuk mendapatkan penghargaan. Ada ruang yang lebih besar bagi peserta untuk mengabadikan berbagai cerita pengabdian TNI AD bersama masyarakat melalui karya jurnalistik dan kreativitas media sosial.

Narahubung lomba

Bagi masyarakat maupun peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut, poster mencantumkan dua narahubung:

Kapten Inf Hernawan

0852-3078-7699

Mayor Cba Imam Masput

0813-2514-3805

Poster juga mencantumkan QR Code untuk:

“Scan Barcode Persyaratan LKJ Medsos & Update KBSB Madura.”

Peserta dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui persyaratan serta perkembangan terkait kegiatan.

Ikon program yang diangkat

Dalam poster juga ditampilkan sejumlah ikon program yang menggambarkan ruang pengabdian TNI AD bersama masyarakat, yaitu:

Membangun Desa

Kesehatan Masyarakat

Pengabdian Sosial

Pemberdayaan Ekonomi

Cinta Rakyat kepada TNI

Kelima ikon tersebut mempertegas bahwa kegiatan yang diangkat dalam lomba memiliki spektrum yang luas dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Sementara pesan yang menjadi penegasan dalam poster adalah:

“Bersama Rakyat, TNI AD Membangun Negeri.”

Pewarta Ifa: Jangan hanya mengejar juara, angkat cerita dari lapangan

Pewarta Ifa menilai, lomba Karya Jurnalistik dan Media Sosial dalam rangka Karya Bakti Skala Besar TNI AD untuk Rakyat di Pulau Madura merupakan momentum penting bagi insan pers dan masyarakat untuk ikut merekam berbagai cerita pengabdian yang berlangsung di tengah kehidupan rakyat.

Menurut Ifa, karya jurnalistik tidak semata-mata berbicara mengenai seberapa menarik sebuah judul atau gambar, tetapi bagaimana sebuah karya mampu menghadirkan fakta, konteks dan sisi kemanusiaan secara bertanggung jawab.

“Bagi saya, setiap kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat memiliki cerita yang layak disampaikan kepada publik. Tugas jurnalis bukan sekadar mengambil gambar atau menulis peristiwa, tetapi menggali fakta, menghadirkan sisi kemanusiaan, dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang utuh,” ujar Ifa.

Ia berharap peserta tidak hanya melihat lomba tersebut dari sisi hadiah, tetapi juga menjadikannya sebagai kesempatan untuk menghasilkan karya yang mempunyai nilai jurnalistik dan manfaat bagi publik.

“Kalau sebuah karya mampu membuat pembaca memahami apa yang terjadi, merasakan sisi kemanusiaannya, sekaligus melihat manfaat nyata bagi masyarakat, menurut saya di situlah karya jurnalistik menemukan nilainya,” ungkapnya.


Menurut Ifa, keberadaan ruang kolaborasi antara TNI, masyarakat dan insan pers juga penting untuk menghadirkan cerita dari lapangan secara lebih objektif dan proporsional.

Karena itu, ia mengajak para jurnalis, wartawan dan masyarakat umum yang memiliki kemampuan serta cerita menarik untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut.

“Mari berlomba dengan karya, bukan sekadar dengan kata-kata. Angkat fakta dari lapangan, dengarkan suara masyarakat, dan hadirkan cerita yang jujur. Karena pengabdian yang baik layak dicatat, dan masyarakat berhak mengetahui cerita di baliknya,” pungkas Pewarta Ifa.

Jangan tunggu batas akhir

Dengan periode lomba yang masih berlangsung hingga 22 Agustus 2026, para peserta masih memiliki kesempatan untuk menyiapkan karya terbaik.

Bagi insan pers, ini menjadi ruang untuk menunjukkan kualitas jurnalistik melalui karya yang tajam, faktual, humanis dan berimbang.

Bagi masyarakat umum, ini menjadi kesempatan untuk ikut mengabadikan berbagai kegiatan dan kisah yang lahir dari semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

Pada akhirnya, sebuah karya bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang trofi. Lebih jauh, karya tersebut dapat menjadi catatan tentang pengabdian, suara masyarakat, dan cerita kemanusiaan yang layak diketahui publik.

Jadi, bagi para calon peserta, jangan menunggu sampai mendekati batas akhir. Siapkan karya terbaik, ikuti ketentuan yang telah ditetapkan, dan manfaatkan kesempatan ini untuk ikut mengabadikan cerita Bakti TNI AD untuk Negeri di Pulau Madura.

“Bersama Rakyat, TNI AD Membangun Negeri.”

Pewarta: Ifa

Integritas-news.my.id

Tepat — Lugas — Konsisten