SURABAYA — Integritas-news.my.id — Bukan sekadar duduk bersama menikmati secangkir kopi. Pertemuan kader Pemuda Pancasila di Sekretariat PAC Tambaksari Surabaya, Sabtu malam (5/9/2026), menjadi ruang konsolidasi sekaligus penegasan arah organisasi dalam memperkuat kaderisasi hingga tingkat basis.

Agenda bertajuk “Ngopi Bareng” tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pengurus PAC, jajaran ranting dan anak ranting, kader serta simpatisan Pemuda Pancasila se-Tambaksari hadir dalam kegiatan yang sekaligus menjadi momentum perkenalan Ketua OK MPC Kota Surabaya yang baru, Rudik Setiawan.


Kehadiran Rudik membawa pesan yang cukup jelas: penguatan organisasi tidak cukup hanya berhenti pada struktur kepengurusan, tetapi harus menyentuh kader di lapangan. Karena itu, konsolidasi dan pembinaan anggota menjadi bagian penting dari program OK MPC Kota Surabaya ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Rudik memperkenalkan jajaran Wakil Ketua OK yang baru serta menyampaikan sejumlah program kerja organisasi. Ia menekankan bahwa kaderisasi harus dibangun secara berjenjang dan konsisten, termasuk memastikan anggota memahami nilai-nilai ideologi organisasi, disiplin serta tanggung jawab sebagai bagian dari Pemuda Pancasila.


“OK adalah ujung tombaknya Pemuda Pancasila. Tugas kita memastikan setiap kader paham ideologi, disiplin organisasi, dan siap bergerak bersama rakyat. Kita mulai dari Tambaksari,” ujar Rudik Setiawan.

Selain konsolidasi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses verifikasi anggota PAC Tambaksari. Dari delapan ranting yang berada di wilayah Tambaksari, tercatat enam ranting hadir dalam kegiatan tersebut.

Kondisi itu menunjukkan bahwa penguatan data dan struktur anggota menjadi perhatian dalam pembenahan organisasi. Verifikasi bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan keberadaan serta kekuatan kader di masing-masing wilayah.

Suasana pertemuan kemudian berkembang menjadi dialog terbuka. Sejumlah kader menyampaikan aspirasi, persoalan maupun kendala yang ditemui dalam menjalankan aktivitas organisasi di wilayah Tambaksari.

Ruang dialog tersebut dinilai penting agar kebijakan organisasi tidak berjalan satu arah. Masukan dari kader di lapangan menjadi bahan evaluasi untuk menyusun langkah yang lebih konkret dan sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.

Ketua PAC Pemuda Pancasila Tambaksari, Sueb Rizal, menyambut positif kehadiran Ketua OK MPC Kota Surabaya beserta jajaran barunya. Ia menilai hubungan kerja yang solid antara PAC dan OK menjadi salah satu kunci untuk memperkuat organisasi dari tingkat kota hingga wilayah.

“Kami siap all out mendukung program OK. Dengan kepemimpinan Mas Rudik, kami optimis kader di Tambaksari semakin solid dan militan,” kata Sueb Rizal.

Menurutnya, konsolidasi semacam ini harus terus dijaga. Organisasi yang kuat, kata dia, membutuhkan komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan kader, sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan jalan keluarnya.

Pertemuan akhirnya ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Kopi serta hidangan sederhana menjadi pelengkap suasana malam yang sarat komunikasi dan kebersamaan tersebut.

Bagi Rudik, forum informal seperti ini justru memiliki nilai strategis. Dari komunikasi langsung dengan kader, berbagai gagasan dapat muncul dan kemudian dikembangkan menjadi program organisasi.

Ia berharap model pertemuan tersebut tidak berhenti di Tambaksari, tetapi dapat diterapkan di PAC-PAC lain di Kota Surabaya sebagai bagian dari penguatan komunikasi dan kaderisasi.

“Dari ngopi-ngopi inilah lahir ide besar untuk kader Pemuda Pancasila,” pungkasnya.

Pewarta: Ifa