SURABAYA, Integritas-News.my.id — Kepedulian anggota kepolisian terhadap pengguna jalan kembali terlihat di kawasan Traffic Light (TL) Margomulyo, Surabaya. Di tengah padatnya aktivitas lalu lintas, Aipda Ikhwan Restianto, anggota lalu lintas yang berdinas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, turun langsung membantu seorang sopir truk yang mengalami pecah ban.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.25 WIB. Truk bernomor polisi AG 8874 AA diketahui melaju dari arah selatan menuju utara. Namun, setibanya di kawasan TL Margomulyo, perjalanan kendaraan tersebut harus terhenti setelah mengalami pecah ban.
Truk kemudian berhenti di sisi kanan jalan. Kondisi itu menjadi perhatian karena kendaraan yang mengalami kerusakan berada di tengah jalur yang cukup aktif dilalui pengguna jalan.
Melihat situasi tersebut, Aipda Ikhwan Restianto langsung mendatangi lokasi. Ia kemudian membantu sopir melakukan penggantian ban yang pecah agar kendaraan dapat segera kembali berjalan dan tidak semakin menghambat arus lalu lintas.
Proses penggantian ban berlangsung kurang lebih satu jam. Selama proses tersebut, Aipda Ikhwan tetap berada di lokasi dan turut membantu hingga kendaraan berhasil diperbaiki.
“Ketika ada masyarakat yang mengalami kendala di jalan, kami berupaya memberikan bantuan agar persoalan tersebut dapat segera ditangani. Kehadiran anggota di lapangan memang harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan di tengah jalur lalu lintas perlu mendapat perhatian cepat. Selain membantu pengguna jalan, penanganan tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga kelancaran serta keamanan arus kendaraan.
Sikap yang ditunjukkan Aipda Ikhwan menjadi gambaran bahwa pelayanan kepolisian tidak berhenti pada tugas pengaturan lalu lintas. Respons terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan juga menjadi bagian dari pelayanan yang langsung dirasakan pengguna jalan.
Tindakan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat. Ketika persoalan muncul di jalan raya, kecepatan mengambil tindakan dapat membantu mencegah gangguan lalu lintas yang lebih besar.
“Polisi harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Hal-hal seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi pengguna jalan yang sedang mengalami kendala, bantuan tersebut sangat berarti,” ungkapnya.
Aipda Ikhwan Restianto pun terus membantu sampai proses penggantian ban selesai dan truk dapat kembali melanjutkan perjalanan. Kehadirannya menjadi bentuk pelayanan humanis yang dilakukan secara langsung di lapangan.
Pelayanan seperti ini menunjukkan bahwa sosok polisi tidak hanya hadir untuk melakukan penindakan maupun pengaturan lalu lintas. Kepedulian, ketanggapan, serta kemauan membantu masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Selama kami bisa membantu dan situasinya memungkinkan, kami akan berupaya memberikan pertolongan kepada masyarakat agar perjalanan mereka kembali lancar dan aman,” pungkasnya.
Pewarta: Ifa

