Bangkalan, Integritas-news.my.id - Di sebuah rumah sederhana di Dusun Jaddih Selatan, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, suara ketukan palu dan gesekan keramik menjadi penanda bahwa harapan sedang dibangun sedikit demi sedikit. Minggu (9/8/2026), personel Koramil Socah kembali melanjutkan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bu Maninten. Dengan penuh ketelitian, dua prajurit TNI bersama tiga pekerja umum memasang keramik, membawa rumah itu semakin dekat menjadi tempat tinggal yang layak. Progres pembangunan kini telah mencapai 80 persen.

Bagi Bu Maninten, setiap keping keramik yang terpasang bukan sekadar pelengkap lantai rumah. Di baliknya tersimpan harapan akan kehidupan yang lebih nyaman, lebih aman, dan lebih bermartabat. Rumah yang selama ini menjadi saksi perjuangan hidupnya kini perlahan berubah berkat kepedulian para prajurit yang hadir tanpa mengenal lelah, bekerja berdampingan dengan warga dalam semangat gotong royong.

Batituud Koramil Socah, Peltu As'ad, menegaskan bahwa program RTLH merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD kepada masyarakat. "Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Rumah yang layak bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menghadirkan semangat dan harapan baru bagi penghuninya. Inilah makna Bhakti TNI AD untuk Rakyat, hadir membantu dengan kerja nyata," ungkapnya.

Program RTLH yang dijalankan Koramil Socah menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya terjalin dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Di setiap adukan semen, setiap keramik yang terpasang, dan setiap tetes keringat para prajurit, tersimpan pesan sederhana bahwa pengabdian terbaik adalah menghadirkan manfaat bagi sesama. Sebab bagi TNI AD, kebahagiaan rakyat adalah kehormatan yang harus terus diperjuangkan.

Pewarta ifa